You need an account to use this feature. It's quick and free — join now to continue!
Alya menganggap trik sebagai seni. Di sekolah barunya, ia menarget Bima, bendahara OSIS berwajah tanpa ekspresi yang konon mustahil dikecoh. Mereka sepakat main fair: tidak merusak barang, tidak mempermalukan orang, dan semua harus dengan persetujuan. Setiap pertemuan berubah jadi duel akal, dari teka-teki kelas, misi rahasia klub, sampai rencana licik saat persiapan festival. Ketika Bima mulai membalas, permainan makin intens, tapi juga makin hangat. Di balik tawa, Alya menyadari ia bersembunyi di balik trik demi menghindari rasa sepi, sementara Bima memakai kendali ketat untuk meredam cemas. Sebuah rencana festival yang hampir berantakan memaksa keduanya bekerja sama dan jujur soal batas. Perlahan, mereka belajar bahwa kepercayaan adalah kunci plot twist paling besar. Di akhir arc, Alya mempertaruhkan kebiasaan lamanya demi mengungkap perasaan, dan Bima melepas topeng tenangnya. Permainan belum usai, tapi aturannya berubah: mereka kini bertarung di sisi yang sama.
Chapter 36
Chapter 35
Chapter 34
Chapter 33
Chapter 32
Chapter 31
Chapter 30
Chapter 29
Chapter 28
Chapter 27
Chapter 26
Chapter 25
Chapter 24
Chapter 23
Chapter 22
Chapter 21
Chapter 20
Chapter 19
Chapter 18
Chapter 17
Chapter 16
Chapter 15
Chapter 14
Chapter 13
Chapter 12
Chapter 11
Chapter 10
Chapter 9
Chapter 8
Chapter 7
Chapter 6
Chapter 5
Chapter 4
Chapter 3
Chapter 2
Chapter 1
Rate this manga
Please login to write a comment.
LoginNo comments yet. Be the first to discuss!
Login
Login untuk masuk.
Welcome back! Please enter your details.
Register
Register untuk login.
Join us today! Enter your details below.