Setelah sebuah insiden aneh di malam hujan, Nara bangun dengan satu fakta baru yang bikin hidupnya jungkir balik. Ia kerasukan roh cerewet yang hobi bercerita dan lebih tertarik mengulas asal-usul gangguan gaib ketimbang menakut-nakuti siapa pun. Alih-alih hidup dalam teror, Nara justru jadi pendengar utama kisah para arwah yang nyangkut di sudut-sudut kota, lalu tanpa sadar merangkainya jadi catatan harian yang makin lama makin mirip antologi kisah hantu. Seiring kasus-kasus unik bermunculan, Nara dan si roh belajar menyeimbangkan dunia nyata dengan urusan akhirat. Dari legenda sekolah sampai apartemen yang angker karena masalah manusia, setiap pertemuan membuka rahasia kecil yang hangat sekaligus mencekam. Ketika muncul entitas yang ingin mengambil alih cerita dan tubuh Nara, keduanya harus menentukan batas, menguasai narasi, dan memilih apakah kisah ini akan berakhir atau justru berkembang jadi suara bagi yang tak terdengar.