Taiga, seorang mahasiswa yang ikut ekspedisi antropologi, mengalami kecelakaan di dalam gua dan tiba-tiba terlempar ke masa prasejarah. Tanpa teknologi, ia harus bertahan hidup di lingkungan keras yang dihuni manusia modern awal dan Neanderthal, belajar berburu, menyalakan api, dan memahami bahasa yang sama sekali asing. Saat menyadari bahwa dua spesies manusia ini berada di ambang konflik, Taiga menggunakan pengetahuan modernnya yang terbatas untuk menjadi jembatan. Pilihan-pilihannya memengaruhi kelangsungan sebuah suku, menantangnya menimbang antara keinginan pulang ke masa kini atau menerima takdir sebagai titik kecil yang mengubah arah sejarah umat manusia.