Alya, siswi kelas sebelas yang baru kehilangan neneknya, mewarisi sebuah cermin antik yang selama ini disembunyikan keluarga. Alih-alih hanya memantulkan, cermin itu menayangkan potongan keputusan yang pernah diambil leluhurnya, lengkap dengan konsekuensi yang tidak pernah diceritakan. Saat menyentuh bingkai yang dingin, Alya mendapati pantulannya bergerak lebih dulu dan memanggilnya dengan nama yang berbeda. Sejak itu, kejadian aneh bermunculan, dari bayangan yang tidak sinkron hingga pesan terbalik yang hanya bisa dibaca lewat cermin. Misteri berubah jadi ancaman ketika retakan halus menyebar di permukaan kaca dan di realitas Alya. Bersama Jati dan Mira, ia menelusuri arsip keluarga, kode yang terukir di bingkai, dan lorong di balik refleksi yang menuntut tebusan. Di sana bersemayam Bayang, manifestasi pilihan yang pernah ditolak leluhur, yang ingin mengambil alih garis keturunan penjaga cermin. Alya harus memilih apakah warisan berarti menanggung beban yang sama, menulis ulang aturan, atau memecahkan cermin itu selamanya. Apa pun pilihannya akan menuntut harga yang tidak kecil.